Harga adalah suatu
bentuk penilaian paling tepat bagi apapun yang bisa ditukar dengan sejumlah
uang. Ia adalah perwujudan sebuah atau suatu barang tertentu yang berawal dari
kebutuhan manusia.
Tapi kalau
menghargai, bisakah kamu membayarnya dengan sebuah satuan uang?
Menghargai bukanlah
sebuah kebutuhan manusia, namun adalah keharusan dari setiap manusia yang ada.
Mungkin mudah untuk melakukannya, namun menjalankannya tanpa paksaan justru
lebih sulit daripada sekedar mengucapkan kata ‘menghargai’.
Ketika kita mencoba
menghargai apapun yang ada disekitar kita, segalanya akan terasa lebih indah
bagi kita maupun orang lainnya. Akan tetapi, sudah terlalu banyak orang yang
mengabaikan hal ini. Mereka justru tidak mempedulikan bagaimana perasaan orang
lain, karena mereka tidak mencoba untuk menghargai apa yang telah dilakukan
orang lain terhadapnya.
Menghargai memang sulit.
Bisa dikatakan, untuk apa kita menghargai orang lain? Toh kita tidak
pernah digaji untuk sekedar menghargai mereka, kan?
Tetapi jawaban paling
tepat dari pertanyaan tersebut adalah,
menghargai dapat membuat orang lain
merasa lebih berarti.
Suatu ketika
seseorang sedang pergi ke pusat perbelanjaan ternama di kotanya. Ketika ia berpamitan
dengan sahabatnya, ia sempat bertanya, apakah sang sahabatnya itu ingin
menitipkan sesuatu untuk dibeli diluar, namun sang sahabat hanya menanggapi
singkat tanpa keseriusan. Seseorang itu akhirnya pergi, dan ketika ia hendak
kembali, ia membeli sepotong kue panggang kesukaan sahabatnya itu. Tentu ia
berharap sahabatnya akan dengan sukacita menikmati oleh-oleh yang ia bawa itu.
Namun ternyata, takdir berkata lain. Setibanya dirumah sahabatnya itu, ia
ditolak mentah-mentah hanya karena sang sahabat sedang tidak ingin memakan kue
tersebut. Bagaimana perasaan seseorang tersebut? Tentu saja ia merasa tidak
berarti dimata sahabatnya, padahal ia sudah berusaha untuk melakukan hal terbaik
yang dapat ia perbuat.
Dari sana kita dapat
belajar bersama, bahwa sesungguhnya apapun yang telah dilakukan seseorang
terhadap kita merupakan hal terbaik yang ia perbuat bagi kita. Mereka pasti
telah mengorbankan segalanya demi membuat kita bahagia, atau mungkin sekedar
demi melihat kita tersenyum. Oleh sebab itu, sudah layak dan sepantasnya kita
menghargai apa yang orang lain lakukan terhadap kita.
Sekedar pelajaran
tentang menghargai seseorang, tanpa harus membalasnya, namun setidaknya kita
menerima apa yang ia persembahkan dengan sebaik-baiknya.
Maka dari itu,
hargailah seseorang yang telah memberikan segala sesuatu bagimu, karena kamu
tidak pernah tau kalau yang ia berikan berasal dari kekurangannya.
Hargailah meski
sekeras apapun kasur tempat tidurmu, karena diluar sana masih banyak orang lain yang hanya
bisa tidur beralaskan koran diemperan toko orang.
Hargailah meski
semenyeabalkan apapun saudaramu, karena banyak anak yang dilahirkan tunggal dan
ingin punya saudara.
Hargailah orang yang
telah membereskan kekacauan yang kamu buat, karena tanpa dia hidupmu akan
selalu berantakan.
Hargailah,
setidakenak apapun makanan yang kamu makan, karena orang lain banyak yang
kelaparan dan tidak punya makanan.
Hargailah suatu
makanan yang sudah disajikan untukmu, walaupun sudah kenyang ya dimakan saja,
karena banyak anak rantauan yang rindu dengan masakan ibu mereka...
Hargailah meski sedikit
apapun uang jajanmu, karena ayah telah mencari seribu rupiah saja dengan susah
payah.
Hargailah orang yang berjualan dipnggir jalan diterpa sinar matahari yang begitu panasnya, karena kita tidak pernah tau dia harus menafkahi berapa banyak orang.
Hargailah sesulit
apapun tugasmu, karena banyak orang yang sudah putus sekolah tapi masih semangat
ingin belajar.
Hargailah teman yang
selalu ada disampingmu, karena banyak orang yang butuh teman tapi hanya dimanfaatkan
oleh orang lain.
Hargailah seseorang yang
menggenggam tanganmu saat menyeberang, karena banyak orang yang keserempet lantaran
tidak bisa menyeberang.
Hargailah orang yang
mendoakan kamu supaya berhati-hati dijalan, karena bisa jadi tanpa doanya,
mungkin kamu akan celaka.
Hargailah orang yang
yang menghawatirkan kamu, karena banyak orang yang tidak pernah dipedulikan.
Hargailah orang yang
menyapa kamu, meski sekedar lewat pesan singkat, karna banyak orang lain yang menunggu
disapa tapi tidak pernah dianggap.
Hargailah orang yang
memberi perhatian lebih kepadamu, karena ia menyayangimu sepenuh hati.
Hargailah orang yang
mau mendengarkan ceritamu, karena banyak orang gila berawal dari bercerita
sendiri dengan tembok.
Hargailah sebuah
ibadah yang kamu jalani, karena segala sesuatu yang kamu miliki berasal dari-Nya.
Hargailah segala
sesuatu yang kamu punya, karena kamu tidak pernah tau kalau mungkin besok kamu
akan kehilangan segalanya.
Hargailah orang-orang
yang ada disekelilingmu, karena kita tidak pernah tau kapan mereka akan pergi terlebih
dahulu meninggalkan kita.
Hargailah segala waktu
yang kamu miliki, karena ada orang yang menyayangimu dan mengorbankan waktunya hanya
untuk menanti kamu pulang membawa kesusksesan.
Dan pada akhirnya, dari sekian
banyak hal yang perlu kita hargai sebagai sesuatu yang berarti,
sudahkah kamu
menghargai dirimu sendiri sebagai suatu ciptaan paling istimewa dari Tuhan
yang Maha Kuasa itu?
Kalau belum,
segeralah bercermin.
Tataplah ciptaan indah itu sembari menyadari bahwa seburuk
apapun diri kita, kita tetap memiliki kesempatan yang sama untuk memperbaiki
segalanya menjadi lebih indah dari sebelumnya.
Jika sudah, maukah
kamu mendengar ceritaku??
Karena siapa yang tau kalau nantinya kita bisa mengukir kisah bersama. . .



Tidak ada komentar:
Posting Komentar