Terkadang manusia selalu menunggu. Iya gak? Iyalah, lo juga pasti sering banget menunggu sesuatu.
Yang paling sering kita lakukan adalah menunggu seseorang.
Entah nunggu dijemput, nunggu disamper, nunggu disapa, nunggu disenyumin duluan, atau yang paling tragis adalah, nunggu dia membalas perasaan lo. Guys, percayalah, disaat lo nunggu itu, yang namanya perasaan nggak tenang pasti selalu ada.
"Aduh dia bales sms gue gak yaa?" Dan pada akhirnya dia cuma baca doang. Mungkin nggak punya pulsa untuk bales.
Begitulah... yang namanya menunggu, ya lo harus korbanin separuh waktu produktif lo cuma buat berfikir bodoh. Semacam mengharapkan sesuatu yang belum tentu ada. Okelah dia janji jemput atau janji bakalan bales. Tapi kan kita nggak tau jam berapa dia jemput, dijalan macet apa engga, nggak tau dia punya pulsa atau engga, atau siapa tau jaringan lagi bermasalah. Saat dia udah bales sms lo tapi nyatanya nggak nyampe2 ke hape lo....wakakakak mungkin dia salah kirim ke modusannya yang lain.
Tapi ya, dari sekian lama pengalaman gue menunggu, yang paling nggak enak itu saat lo harus nunggu orang padahal jadwal lo saat itu padet banget. Tapi yang paling asik, adalah saat dimana lo nunggu orang itu bales sms. Lo mungkin punya beberapa pendapat dimana dia akan bales A atau bales B, C, D sampe Z. Dan saat paling menegangkan adalah, ketika lo punya acara bersama seseorang yang tidak biasa, dan lo nunggu, dia dateng atau engga. Saat dia nggak dateng pasti lo akan bertanya2, kecewa, tapiii yaudahlah...
Dan seandainya doi dateng, demi apapun lo pasti akan berubah 360° menjadi lebih manis dari sebelumnya. Hehehe, pengalaman guys, maklum yaaa :-)
But, so far, waiting is something that makes you patient... Menguji iman tentang ketaatan dan ketepatan. Nggak semua menunggu itu membosankan guys! Karna justru banyak hal yang bikin kita sadar saat menunggu. Yang paling ketara sih, ada 3 hal.
1. Kita sadar jam berapa sakarang.
2. Kita sadar kalau orang yang kita tunggu itu lama banget alias ngaret alias tidak disiplin waktu.
3. Kita sadar kalau kita butuh kepastian dari orang itu. Pasti ada, atau pasti tidak ada.
Hari ini, saat gue lagi ngetik tulisan nggak jelas ini, gue juga lagi nunggu. Nunggu dijemput hehehe.... Tapi pada akhirnya penantian gue ini berbuah manis, karna orang itu datang.
Dan walaupun gue harus menunggu dan menunggu lagi, gue percaya, dibalik menunggu yang selama ini gue lakukan, ada sebuah keajaiban kecil yang Tuhan berikan lewat sebuah atau sesuatu yang tentunya membuat gue tersenyum dikemudian waktu. Dia. Iyalah dia, siapa lagi kalo bukan dia yang bisa bikin gue tersenyum, bahkan ketawa ngakak denger celotehan bodohnya itu.
Ah sudahlah, lebih baik kita menunggu hingga sesuatu yang lebih indah datang pada waktu yang tepat.
Atau, lebih baik kita pergi. Karna hidup ini terlalu singkat untuk selalu menunggu??
Whatever, lo bisa pilih mau yang mana....
Stuck disitu dan nunggu dia, atau bangun dari tempat duduk itu, terus cari tempat duduk baru yang lebih empuk.
So, thank you for making me waiting for you.
■Love, adik Lunagita yang pilih nomor Dua.■
Tidak ada komentar:
Posting Komentar